Tampilkan postingan dengan label Bunda Sayang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bunda Sayang. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 April 2017

Bernyanyi Bersama Ayah

Hari ini ayah dan mom kompakan meriang ngga enak badan, tapi alhamdulillah kalau Dastan sih sehat ceria dan penuh energi. Mom dan ayah pengennya bisa tidur istirahat, tapi ngga bisa harus gantian atau salahsatu mengalah karena Dastan baru bisa diajak tidur kalau pas udah capek atau ngantuk. Seharian kami stay di rumah, biasanya kalau ayah libur kami suka pergi keluar rumah ngajak main Dastan. Karena ayah dan mom lemes jadi aktivitasnya dirumah aja dan ayah ngajak Dastan bernyanyi-nyanyi di kamar. Ayah mengajarkan lagu disini senang disana senang sambil tiduran di tempat tidur. Ini pertama kalinya ayah mengajarkan lagu ini, biasanya Dastan minta dinyanyiin sama mom, tapi Dastan belum hafal liriknya. Yang mengagetkan adalah tadi Dastan langsung pede nyanyi sendiri walaupun liriknya belum bener. Dastan bernyanyi dengan penuh semangat sambil joget-joget, tepuk tangan, menggunakan tangannya seolah sedang memakai mic dan juga bercermin sambil berdiri di atas tempat tidur, dia terlihat sangat menikmati nyanyiannya. Matanyapun berbinar-binar asik sendiri menyanyikan lirik lagu disini senang disana senang, dimana-mana senang-senang 😀. Ketika diajarkan lirik lagu sama ayah, Dastan tidak terlihat fokus memperhatikan wajah ayah, tapi dia berdiri sambil jingkrak-jingkrak di tempat tidur. Mom simpulkan dastan belajar nyanyi dengan gaya kinestetik karena dia belajar bernyanyi dengan cara praktek.



#Tantangan10hari
#TantanganHari2
#level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP

Jumat, 21 April 2017

Menjenguk tetangga ke Rumah Sakit



Hari ini Dastan ikut menemani mom dan tante-tante tetangga ke rumah sakit. Kami menjenguk anak tetangga seusia Dastan yang sedang sakit typus. Alhamdulillah sesampai di RS Dastan diperbolehkan masuk menjenguk ke ruangan, biasanya kalau nemenin mom jenguk yang lagi sakit Dastan nunggu di ruang tunggu. Karena sakitnya neng Kia bukan yang menular jadi Dastan boleh ikut masuk. 

Di dalam kamar Dastan terlihat excited melihat alat-alat yang nempel di tubuh neng Kia. Awalnya bertanya mom nengnya kenapa ya? mom jawab neng Kianya lagi sakit, Dastan do'ain semoga cepet sembuh yaa.. Selanjutnya Dastan nanya-nanya mom ini apa ya? mom itu apa ya? reaksinya ketika melihat infusan di tangan eneng, selang infus, alat nebu dan tempat tidur yang bisa di ubah posisinya. 

Ketika kami masih di dalam, kebetulan ada perawat masuk dan mau  menyuntikkan obat ke neng Kia. Dastan langsung bertanya, mom itu tante siapa ya? mom jawab itu tante suster. Tante suster mau ngapain? mau nyuntik neng Kia kata mom. Terus Dastan bengong serius banget ngeliatin suster nyuntik. Terus ditanya sama susternya mau disuntik nggak? jawabnya nggak. 😄




Sesampainya di rumah, mom review aktivitas di RS tadi. Daan Dastan dengan senyuman penuh ekspresi Dastan menceritakan kembali apa yang dilakukan hari ini, apa yang dia lihat dan dia hafal alat-alat apa saja yang mom sebutkan di RS tadi, ingat juga sama tante suster yang suntik neng Kia dan bilang neng Kia ngga sakit di suntik, ngga nangis. (iya ga sakit soalnya kan obatnya di suntikin ke infusan). 😅

Setelah di perhatikan, Dastan terlihat memiliki gaya belajar auditory. Banyak bertanya, dan fokus mendengarkan dengan serius, memperhatikan ketika neng disuntik sambil mendengarkan tante suster menjelaskan itu namanya suntikan.
   



#TantanganHari1
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP

Sabtu, 01 April 2017

Buat sendiri mainanmu

Yeay alhamdulillah sampai juga ke hari ke-10 tantangan level 3 kali ini. Dan alhamdulillah juga hari ini ngga ada halangan untuk mengeksekusi project ke-3 team kami. Dastan semangaat sekali mau but playdoh. Pertama kami menyiapkan baha-bahan yang sudah dibeli, dan juga alat-alat yang tersedia di dapur. Tantangan di project ini, dastan sangat excited jadi tergesa-gesa sekali, diminta nuangin tepung langsung aja cepet satu gelas jadi lumayan bertebaran debu, awalnya dastan ngga mau mengikuti instruksi mom saking semangatnya, tapi mom dan ayah minta dastan mendengarkan dulu dan mengikuti perintah mom.

Setelah selesai membuat adonannya kemudian kami memilih masing-masing satu pewarna untuk dicampurkan ke adonan. Dastan memilih kunkng, mom pink dan ayah biru. Mom dan ayah meminta dastan menyebutkan nama masing-masing warna. Setelah selesai diberi pewarna kami masing-masing mencetak playdoh sesuai cetakan yang dipilih, mom dan dastan memilih cetakan hewan, kalau ayah berkreasi sendiri membuat mangkok smiley katanya. Setelah selesai membuat beberapa bentuk, mom ngasihtau dastan kalau mom mau buat magic. Magicnya adalah playdoh warna kuning di campur playdoh warna biru berubah warna jadi playdoh warna hijau. Hehehehe buat anak kecil sih itu majic. 😄 Ga kerasa ternyata kami membuat dan bermain playdoh bersama sampai menghabiskan waktu satu jam. Alhamdulillah dastan senang, mom dan ayah juga ikut senang karena ini pertama kalinya kami membuat mainan sendiri bersama-sama. 


#TantanganHari10
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

Jumat, 31 Maret 2017

Batal eksekusi project ke-3

Rencananya malam ini kami mau mulai eksekusi project pembuatan playdoh, tapiii ayah mendadak harus lembur dan bilang belum tahu pulangnya jam berapa. 😢 Dastan sedih, nanya-nanya terus ayahnya masih dimana? mom ayo kita buat playdoh, karena dari kemarin-kemarin sudah di sounding kalau kita akan buat playdoh bareng-bareng sama ayah. Dan akhirnya setelah capek main sendiri Dastan tertidur sebelum ayahnya sampai kerumah. Mumpung besok hari sabtu ayah libur jadi insyaAllah besok pagi kita buat playdohnya. 😊

#TantanganHari9
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

Persiapan project ke-3

Melihat antusiasme Dastan di project pertama membuat agar-agar, ayah dan mom sepakat untuk melanjutkan planning project selanjutnya untuk membuat playdoh. Karena sepertinya Dastan enjoy, menikmati step by step proses membuat agar-agar. Project membuat playdoh kami pilih karena prosesnya tidak rumit untuk anak sesusia dastan dan juga bertujuan untuk mengganti mainan pasir ajaib Dastan yang dulu pernah punya tapi jatuh ke selokan. Dan sampai saat ini kalau melihat cetakan pasir ajaib Dastan masih suka nagih minta main. 

Karena ayah minta ijin pulang malam jadi ayah tidak bisa menemani kami belanja bahan-bahan untuk membuat playdoh, sebetulnya bahan-bahannya gampang didapat tapi di dekat rumah ngga ada yang jual pewarna makanan, jadi mom dan Dastan harus pergi ke luar belanja ke toko yang lebih besar. Dan ayahpun pulang kerumah lebih larut, jadi hari ini projectnya belum bisa di eksekusi.

Belanja kali ini sambil mengenalkan dastan nama-nama bahan yang dipakai dalam pembuatan playdoh, dan juga mengenalkan warna-warna yang lain selain dari warna yang dibuat untuk agar-agar kemarin. 

#TantanganHari8
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

Kamis, 30 Maret 2017

Apresiasi project pertama dan kedua

Setelah mengambil cuti di hari senin, ayah sekarang jadwal pulangnya jadi larut malam terus karena banyak pekerjaan yang tertunda. Malam ini kami ngobrol-ngobrol santai melakukan family forum,
Membahas 2 project yang sudah di kerjakan kemarin. Pertama kami review dulu project pertama yang membuat puding, kenapa perlu di review lagi? karena family forum yang pertama setelah membuat agar-agar kemarin sempet di "cut" di tengah jalan sewaktu mendapat kabar kakek meninggal.

Apa yang kami pelajari dari project pertama kemarin?
1. Kerjasama
2. Koordinasi
3. Belajar bermusyawarah
4. Belajar sabar
5. Belajar memberi kepercayaan pada anak, ternyata dastan bisa mengaduk agar-agar di atas kompor yang nyala. Tidak perlu khawatir berlebihan takut anak megang kompor atau panci panas, karena ternyata setelah di kasih arahan dan diminta berhati-hati alhamdulillah aman-aman saja dastan memasak pakai alat masak sungguhan.

Apa yang kami pelajari dari project kedua?
1. Kerjasama
2. Tidak memaksakan kehendak orang tua. Sebelum berumur 2 tahun dastan belum berani berenang di kolam renang, baru nyentuh air kolam sedikit aja langsung nangis minta keluar, awalnya mom suka gemes kenap ya dastan takut air, dan Alhamdulillah sekarang dastan sudah mulai menikmati proses belajar berenang.
3. Belajar sabar

Selesai melakukan master mind, kami memberi hadiah dastan boleh memakan es krim karena telah sukses menyeselaikan 2 project keluarga kami.


#TantanganHari7
#Level3
#MyfamilymyTeam
#Ibu profesional
#IIP

Rabu, 29 Maret 2017

Mari Bersahabat dengan Air

Hari ini hari ke-6 dari tantangan 10 hari family project. Di hari pertama keluarga kami sudah membuat  jadwal dan rencana menjalankan project-project kami, namun karena situasi dan kondisi yang tidak memugkinkan untuk menjalankan project sesuai planning, di tengah jalan kami ralat project-project kami dan mengganti dengan project yang flexible dengan situasi dan kondisi.

Seharusnya hari ini kami menjalankan project ke-2 kami yaitu membuat playdoh, tapi karena kami menginap di rumah kakak dan project pembuatan playdoh tidak mungkin bisa dijalankan jadi kami membuat planning project yang lain, yaitu "Mari Bersahabat dengan Air". 

Project ke-2 the putrantos team
Nama project: "Mari Bersahabat dengan Air"
PIC: Dastan "calon atlet renang"
Tujuan: Membiasakan dastan olahraga berenang, karena sebelumnya dastan takut kalau berenang di kolam renang.

Setelah membuat family forum, dan masing-masing setuju untuk berenang, kami membawa perlengkapan untuk berenang dari rumah ke apartemen kakak. Kebetulan disana ada kolam remang jadi kami meminta ijin untuk ikut berenang disana. Dan kakakpun mengijinkan, sampai disana kami sekeluarga mulai berenang, ayah dan mom bergantian melatih dastan berenang (belajar menggerakkan kaki dan tangan di dalam air). Air di kolam sangat dingin, awalnya kami psimis kalau dastan mau masuk ke kolam, ternyataa dastan malah seneng letawa-ketawa main di air dan bahkan malah ngga mau keluar dari kolam ketika ayah dan mom sudah merasa kedinginan. Alhamdulillah ternyata dastan sudah mulai menikmati bermain air di kolam, ngga takut dan nangis lagi.






#TantangahHari6
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIp

Senin, 27 Maret 2017

Apresiasi project 1

Hari ini kami sekeluarga lebih banyak menghabiskan waktu di RS, menjenguk kakek yang dikabarkan meninggal tadi pagi. Sampai ke RS alhamdulillah ternyata masih ada detak jantung yang muncul lagi ketika akan dilepas semua alat di ICU, siangnya kami pamit pulang dulu. 

Sampai di rumah dastan tidur siang lumayan lama, setelah bangun dan seger semangat main lagi ayah dan mom brainstorming lagi tentang apa yang dimasak dastan kemarin, ternyata dia masih ingat dastan bilang masak agar-agar. Ditanya masaknya giman? dastan jawabnya di ucek-ucek. 😁
Mom review lagi langkah-langkah membuat agar-agar, dan dastan masih hafal. Ketika ditanya dastan seneng bisa masak agar-agar sendiri? jawabnya seneng, nanti buat lagih rasa coklat katanya. Alhamduluillah mom & ayah seneng kalau dastan menyukai & menikmati proses eksekusi project pertama kami kemarin.

Selesai ngobrol-ngobrol, kami kembali dapat kabar duka kalau kakek kami sekarang benar-benar meninggal. 😭 innalillahi wa'innailaihi raaji'uun. Dan walaupun belum selesai family forum apresiasi project pertama kami segera kami sudahi.

#TantanganHari5
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

Minggu, 26 Maret 2017

Makan puding bersama

Sepulang dari Sukabumi tadi jam 8malam, dastan semangat buka kulkas melihat puding dan membawa ke tengah rumah, awalnya mom berencana besok lagi aja makan pudingnya karena masih capek setelah perjalanan jauh, tapi Dastan udah ngga sabar ngga mau menunggu besok.

Mom menyiapkan 2 buah nampan garpu dan mangkok. Mom menyimpan puding yang telah dikeluarkan dari cetakan di atas nampan. Pertama, mom & ayah memberitahu dastan warna hijau dan coklat. Setelah di tes 3x ditanya mana yang hijau mana yang coklat baarulah dastan diberitahu nama-nama bentuk. Terus dastan diminta memindahkan 2 bentuk puding yang sama dan berwarna hijau ke nampan yang lain. Baru selesai memindahkan satu warna dastan sudah ngga kuat dan langsung memakan pudingnya, jadi belum selesai semua tugasnya tapi dastan sudah terlanjur lapar. Jadilah kami memakan puding bersama-sama. 😃

#TantanganHari4
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP


Sabtu, 25 Maret 2017

Melanjutkan (kegagalan) project yang tertunda

Tadi malam Dastan baru bisa tidur jam 11 malam setelah sebelumnya keukeuh pengen masak puding, meskipun sudah diberi pengertian kalau gasnya habis dan ngga bisa lanjut masak dastan tetep nangis merengek minta masak puding. Pagi harinya seperti yang sudah mom duga, bangun tidur dastan langsung nanya pudingnya udah matang atau belum. 😅

Setelah membeli gas baru, dan kami sekeluarga sudah mandi dan sarapan kami melanjutkan eksekusi project membuat puding keluarga kami, sedihnya bahan-bahan yang sudah di campur tadi malam ngga bisa dilanjutkan dimasak ulang jdi kami membuat adonan yang baru, alhamdulillah masih ada stok bahan-bahannya. Dastan yang paling semangat ketika memulai diminta menuang bahan-bahan yang di perlukan. Ayah bertugas memberi instruksi bahan apa saja yang perlu di tuang ke dalam panci dan juga mengawasi dastan ketika mengambil air dari dispenser.

Setelah semua bahan tercampur waktunya adonan dipanaskan di atas kompor, kali ini giliran mom yang menemani dan mengawasi dastan agar tidak menyentuh bagian panci yang panas. Setelah memberi contoh cara mengaduk adonan dilanjutkan dengan memasukkan pewarna makanan ke dalam adonan. Dastan belajar mengenal warna hijau dan coklat. Setelah mendidih dastan diminta mematikan api kompor, dan untuk bagian menuang adonan ke dalam cetakan dikerjakan sama mom, karena kami masih khawatir dastan terkena tumpahan adonan panas.

Alhamdulillah akhirnya project pembuatan puding yang gagal/tertunda kemarin bisa dilanjutkan dengan baik tanpa kendala hari ini. Tapi karena acara kami hari ini berangkat ke Sukabumi jadi pudingnya disimpan di kulkas lebih lama dan belum bisa kami nikmati hari ini.




#tantanganHari3
#level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

Jumat, 24 Maret 2017

Persiapan project 1

Nama Project: Puding keluarga
PIC: Master chef puding (dastan)
Gagasan: Akhir-akhir ini Dastan sedang sangat tertatik dengan main masak-masakan dan bantu-bantu mom di dapur, Dastan juga suka sekali makan puding, namun sebelumnya kami belum pernah buat puding bersama, mengingat proses membuat puding itu tidak terlalu rumit tahapannya dan sepertinya juga cukup mudah untuk Dastan coba belajar bikin sendiri maka kami memutuskan untuk membuat puding di project pertama ini. 

Hari ini planningnya belanja alat dan bahan buat project pertama The Putranto's Team.. awalnya kami berencana belanja bersama pagi hari sebelum ayah berangkat bekerja, tapi ayah mendapat pekerjaan mendadak dan tidak memungkinkan untuk bisa ikut menemani belanja maka kami putuskan untuk pergi belanja tanpa ditemani ayah. 

Sore tadi mom janjian sama abah & nenek dastan mau pergi sama-sama ke Rumah Sakit untuk nengok kakek buyut yang sedang koma di RS pasca operasi tumor otak 😭.  Kami janjian minta tolong di jemput di depan BIP karena sebelumnya mom ada perlu beli sesuatu disana. Melihat ada supermarket di sana dan abah sama nenek masih jauh berangkat dari subang jadilah mom ajak dastan belanja bahan-bahan untuk buat puding, sekalian mencari cetakan puding variatif karna di rumah hanya punya satu jenis cetakan. Mom meminta dastan memilih sendiri rasa pudingnya dan meminta dastan mengambil sendiri pudingnya, dastan juga semanga banget bantuin mom dorong trolley. Selesai belanja mom minta dastan belajar buat bayar di kasir dan mengambil uang kembalian sendiri. 




Cukup lama kami menunggu kakek di RS dan berkumpul dengan keluarga besar,  akhirnya kami  pulang dan sampai di rumah jam setengah sembilan malam. Sampai rumah dastan semangat buka tas belanjaan dan minta buat puding saat itu juga, mom bilang sama dastan tunggu ayah pulang dulu ya kalau ayah setuju nanti kita buat puding sama-sama. Dan akhirnya ayah baru sampai rumah jam 9 malam. Dastan langsung semangat ngajak ayah buat puding, melihat semangat dastan yang luar biasa akhirnya ayah setuju untuk buat puding malam ini juga. 

Setelah menyiapkan semua bahan dan menuang bahan-bahan ke dalam panci kami mulai menyalakan api kompor dan meminta dastan mengaduk adonan pudingnya. Belum juga satu menit tiba-tiba api kompornya mati dan setelah di cek ternyata gasnya habis .🤦🏻‍♀️ Dastan dikasih pengertian kalau masak pudingnya ngga bisa selesai malam ini harus dilanjut besok karena kalau sudah malam penjual gasnya tutup, harus cari dulu besok pagi. Daan dastan akhirnya sedih nangis ngga mau udahan, ngga mau beranjak dari kompor dan bilang "kita keluar dulu ayok beli dulu" gasnya.  😂


Akhirnyaaa setelah dastan sedih, nangis marah-marah, bete dastan mau tidur juga dan bilang besok bangun tidur  pudingnya matang ya mom. 😄 Kasiaaan anak mom yang sedang semangat buat puding harus di pending karena kehabisan gas dan ngga punya tabung cadangan 😔. Besok pagi kita ulangi lagi ya dastan buaf pudingnya. 😘

#tantanganHari2
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

Kamis, 23 Maret 2017

Family project part 1

Project keluarga The Putranto's team....

Yeay hari ini mulai masuk ke tantangan level 3 di kelas bunda sayang, tantangannya semakin menantang semakin seru dan semakin membutuhkan kekomapakkan keluarga. Mommy sukaaa 👍👍👍 Di tantangan kali ini kami diminta membuat project keluarga, hari ini kami membuat family forum, karena jadwal ayah hari ini sangat padat family forumnya baru bisa di agendakan malam hari sepulang ayah kerja dan sambil mengantar mom kirim paket orderan ke JNE. Kami membuat family forum sambil makan malam di luar, tempatnya di sebelah JNE Cikutra biar sekalian keluar dan ngga jauh dari rumah. 




Sebelum memutuskan project apa aja yang akan kami buat, kami mendiskusikan terlebih dahulu rules gamenya dan juga menyesuaikan dengan jadwal kelurga kami minggu ini, karena minggu ini jadwal keluarga kami harus ke Sukabumi menghadiri acara pernikahan keluarga di lanjut ke Subang berkunjung kerumah abah-nenek dastan.

Ini panduan teknis untuk tantangan membut family project kali ini:

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

📋 Tahap persiapan:

📌Perbanyaklah family forum untuk belanja gagasan proyek apa yg akan anda lakukan.
📌Amati aktivitas kehidupan sehari-hari dan ikat maknanya menjadi proyek keluarga
📌Tetapkan tujuan proyek ini, sesuaikan dengan rentang usia anak.
📌Diskusikan, sehingga tiap anggota keluarga mempunyai peran masing masing.
📌Tetapkan waktu pelaksanaannya

📋 Tahap pelaksanaan
📌Tuliskan mulai dari proses persiapan sampai saat melaksanakan proyek

📌Terlibatlah aktif dari persiapan - proses pelaksanaan - apresiasi selama projek berjalan

📌Tuliskan pengalaman anda membuat projek selama min.10 hari pertama game level 3 kali ini.

📋 Pasca pelaksanaan
📌Lakukan Mastermind sebagai bentuk apresiasi untuk proyek keluarga, apa yang bisa kita dan anak-anak pelajari dari proyek keluarga tersebut.

📌Proyek keluarga bisa dilakukan harian (satu hari satu proyek) atau bersifat single proyek (proyek selama 10 hari)

*AMATI, TERLIBAT, TULISKAN*

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

Menimbang usia dastan (27 bulan) kami memutuskan untuk membuat project-project kecil yang menyenangkan untuk dastan, intinya belajar sambil bermain. Berikut gambaran secara garis besar project keluarga kami:
🌈 Project pertama: membuat agar-agar/puding dengan cetakan yang bervariasi
👨‍🍳 Tujuan: 
1. Memberi pengalaman dastan belajar memasak memakai peralatan masak yang nyata (bukan mainan)
2. Memperkenalkan beberapa jenis warna
3. Memperkenalkan beberapa jenis bentuk (sesuai cetakan)
4. Memperkenalkan rasa manis & asam (dari rasa agar-agar yang berbeda)
👨‍🍳 Planning Pelaksanaan:
1. Hari pertama: membeli alat dan bahan untuk membuat agar-agar
2. Hari kedua: memasak agar-agar bersama
3. Hari ketiga: menikmati agar-agar bersama sambil belajar/memperkenalkan berbagai jenis bentuk dari cetakan agar-agar, dilanjutkan dengan apresiasi hasil kerja pembuatan agar-agar.

🌈 Project kedua: membuat playdoh
🌟 Tujuan: 
1. Belajar membuat mainan sendiri
2. Melatih motorik kasar dan halus
3. Belajar mengenal warna
4. Belajar mengenal jenis-jenis binatang
🌟 Planning pelaksanaan:
1. Hari pertama: membeli perlengkapan membuat playdoh
2. Hari kedua: praktek membuat playdoh bersama dilanjut bermain bersama mencetak beberapa jenis hewan dengan warna playdoh yang berbeda.
3. Hari ketiga: Apresiasi terhadap proses pembuatan playdoh yang dibuat

🌵Project ketiga: Menanam beberapa jenis tumbuhan/memindahkan beberapa jenis tumbuhan dari tanah ke dalam pot
🍁 Tujuan: 
1. Mengenalkan beberapa jenis tanaman
2. Belajar memindahkan tanaman ke dalam pot
3. Melatih motorik kasar
4. Belajar menyiram tanaman
🍁 Planning pelaksanaan: 
1. Hari pertama: mebeli perlengkapan tanam-menanam
2. Hari kedua: menanam bersama
3. Hari ketiga: apresiasi terhadap hasil kerja dan mengajarkan apresiasi terhadap tanaman



#tantanganHari1
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP








Senin, 06 Maret 2017

Mau mandi sendiri, mom ga boleh bantuuu

     Masih seputar mandi, Dastan mandi yuk! ngga mau, jawab dastan. Kenapa? kan pakai gayung kecil punya dastan mandinya. Ngga mau, jawab dastan lagi. Hmmm kalau pakai air hangat mandinya mau? Mauuu, teriak dastan. Yaudah mom masakin airnya dulu yaa.. 

     Setelah menyiapkan air di kamar mandi, seperti biasa mom meminta dastan membuka baju sendiri dulu. Lalu mom minta dastan baca bismillah dan mencuci muka. Setelah beres mencuci muka, mom pegang gayungnya dastan, tadinya mom mau bantu dastan menyiram bagian punggung, belum juga mulai bantu dastan sudah mulai teriak. Ah ah mom ga boleh bantuiin, dastan mau mandi sendirii. Yakin nih dastan mau mandi sendiri? yakkin, katanya. Mom liatin kata dastan. Baiklahhh mom liatin aja yaa. Jadilah ceritanya dastan mandi sendiri, tapi di akhir sebelum memakai handuk mom siram badan dastan lagi sedikit karena masih licin ada sisa sabun di badannya. 

     Alhamdulillah mom seneng dastan sudah mau mulai mandi sendiri walaupun belum bersih, tapi mom bangga sama dastan karena dastan sudah mau belajar mandi sendiri, ngga cuma main air (buang/buang air)di kamar mandi. 😇


#level2
#KuliahBunsayIIP
#MelatihKemandirian

Minggu, 05 Maret 2017

Menolak keluar dari kamar mandi

    Sekarang dastan udah ngga terlalu susah di ajak mandi, tapi sebelum masuk ke kamar mandi dastan selalu request mau bawa barang, kadang mobil-mobilan, ember mainan atau barang apapun yang ada di dekat pintu kamar mandi. Biasanya mom cuma ngasih ijin bawa satu barang aja, misal bawa mainan truk. Di dalam dastan suka main peran lagi nyuci mobil. 

     Latihan mandi sendiripun udah mulai bisa mengikuti, udah hafal sebelum mandi bismillah dulu terus cuci muka sendiri, tapi menyiram air ke bagian belakang suka terlewat karena terlalu jauh nyiramnya jadi airnya ngga kena ke punggung. Setelah selesai mandi dastan suka banyak alasan ngga mau keluar kamar mandi. Mau main dulu, mau nyuci truk dulu, mau semprot-semprot dulu. Biasanya mom kasih waktu beberapa menit buat dastan main sendiri setelah mandi. Dan meminta dastan panggil mom kalau sudah selesai.  Tapi hari ini beda, dastan ngga mau keluar dari kamar mandi, lamaa asik banget main air sendiri, udah dikasih cut off time tapi malah nangis ngga mau dan akhirnya ayah yang turun tangan meminta dastan udahan mandinya. 

#level2
#KuliahBunsayIIP
#MelatihKemandirian

   

Sabtu, 04 Maret 2017

Ketika melatih mandi sendiri tak semudah melatih pakai baju sendiri

     Hari ini butuh rayuan banyaaak buat ngajak dastan mandi. Awalnya pas diajak mandi dastan langsung bilang, pakai gayung kecil? mom jawab iya yuk kita mandi paki gayung kecil. Kemudian dastannya malah kabur keluar rumah. Diajakin mandi lagi dastannya malah minta makan. Setelah makan diajak mandi lagi kabur lagi ngambil mainan. Akhirnya setelah menerapkan konsekuensi kalau belum mandi belum boleh main, kalau belum mandi mom sama ayah ngga nemenin dastan main dastan mulai mau buka baju sendiri dan masuk ke kamar mandi.

     Setelah mulai dicontohin cara-cara mandi, dastan mau ngikutin instruksi mom buat cuci muka, gayungin air ke pundak, dan gosok-gosok badan yang sudah mom sabunin. Hanya untuk gosok gigi mom masih gosokin, khawatir ngga bersih. Besok-besok kalau mandinya udah mulai lancar baru deh mom ajarin gosok gigi sendiri. 

     Melatih dastan mandi sendiri butuh perjuangan lebih dibanding melatih memakai dan melepas pakaian sendiri minggu lalu. Mom harus lebih tahan emosi, tingkatkan lagi komunikasi produktifnya dan lebih sabar lagi. 


#level2
#KuliahBunsayIIP
#MelatihKemandirian

Jumat, 03 Maret 2017

Bahagia dapat gayung kecil

     Sebelum memulai latihan mandi sendiri dirumah kami hanya ada satu gayung besar, dan terlalu besar untuk dipakai mandi sama Dastan, jadilah untuk menunjang proses latihan mandi sendiri mom membeli gayung kecil untuk anak-anak. Mom tanya, dastan seneng dibeliin gayung kecil? seneeng. Sepulang dari toko tempat beli gayung dastan langsung nyari-nyari dimana gayung kecil-dimana gayung kecil. Tapi ya namanya anak kecil gayungnya malah dipukul-pukul, terus dastan nyanyi-nyanyi sambil joget 😆. Mom kasihtau dastan kalau gayungnya dipakai buat belajar mandi sendiri, dan dastan langsung ngajak mandi padahal belum waktunya mandi 😂.

     Tadi sore dastan ikut mencuci mobil sama om hardi diluar, jadilah setelah selesai nyuci mobil bajunya basah semua, mom langsung ajak dastan mandi, dan dastan langsung bilang, mom mandinya mau pakai gayung kecil. Karena dastan sudah kedinginan terlalu lama main air diluar, jadilah mom bantu dastan mandi, dastan baru diminta mencuci muka sendiri dan menggosok-gosok badan yang sudah dikasih sabun. Besok kita belajar lagi yaaa...

#level2
#KuliahBunsayIIP
#MelatihKemandirian
   

   

Kamis, 02 Maret 2017

Hari pertama latihan mandi sendiri

     Bismillah, mulai hari ini mom mantap mau melatih dastan belajar mandi sendiri. Diawali dengan soundingan, dastan mulai hari ini kita belajar mandi ya.. Kalau lagi di rumah abah, dastan suka  semangat di ajak mandi karena di rumah abah ada water heater jadi mandinya pakai air hangat dan selalu request memakai jolang. Kalau di Bandung dastan biasa mandi pakai air dingin kecuali kalau sedang sakit.

     Untuk latihan mandi sendiri ini, mom mulai dengan pengenalan dan mencontohkan bagaimana caranya mencuci muka, memakai sabun, menyiram air ke badan dan juga menggosok gigi. Hari pertama ini dastan excited, kendalanya hanya gayung yang terlalu besar karena bukan ukuran untuk anak-anak. Besok mom mau beliin dastan gayung yang kecil khusus untuk ukuran anak-anak. Daan seperti biasa setelah selesai mandi dastan selalu susah diajak berhenti main air lagi. Mom berusaha untuk tidak emosi ketika dastan malah bermain sabun setelah selesai mandi.

#level2
#KelasBunsayIIP
#MelatihKemandirian

   

Rabu, 01 Maret 2017

Berlatih melepas & memakai pakaian sendiri hari ke 7

     Setelah berdiskusi dengan ayah, mom & ayah sepakat untuk melanjutkan ke program berlatih skill selanjutnya, karena kami merasa dastan sudah cukup mampu & cukup konsisten dengan latihan melepas & memakai pakaian sendiri selama satu minggu ini. Untuk latihan memakai baju berkancing masih akan terus berlanjut belajar sampai bisa dan setelah diskusi dengan teman-teman yang lain di kelas bunda sayang, normal usia anak bisa memakai & melepas kancing sendiri itu di usia 3tahun, jadi kami masih memberikan kelonggaran (bantuan) untuk dastan memakai & melepas baju berkancing. Untuk melepas & memakai jaket beresleting sepertinya dastan hanya tinggal belajar sedikit saja di bagian memasukkan ujung resletingnya sebelum bisa di tarik, kalau untuk menarik ke atas & ke bawah resletingnya dastan sudah bisa. 
     
     Bismillah, satu minggu ke depan kami mau mulai menambah skill yang lain untuk dastan, yaitu belajar mandi sendiri. Semoga kami istiqomah melatih & membiasakan dastan mandi sendiri. Dan semoga stok sabar mom bertambah dalam membersamai latihan kedepan. Aamiin

#level2
#KelasBunsayIIP
#MelatihKemandirian

Selasa, 28 Februari 2017

Berlatih melepas & memakai pakain hari ke 6

     Alhamdulillah sudah masuk hari ke enam membersamai dastan konsisten berlatih melepas & memakai pakaian sendiri. Mudah-mudahan kedepannya dastan tetep istiqomah membiasakan diri melepas & memakai pakaian sendiri.
   
     Hari ini kami ada acara di luar rumah, mom mencoba meminta dastan memakai jaket sendiri, jaketnya memakai resleting, sebelumnya dastan belum pernah belajar pakai jaket/baju yang beresleting depan, seperti biasa dastan sudah bisa sendiri memasukkan bagian lengan kanan dan kiri, tapi saat giliran memakai resletingnya dastan bingung, dan memilih melepas kembali sendiri jaketnya. Kemudian dastan menolak pergi memakai jaket. 😅

     Mom tidak memaksa dastan untuk memakai jaketnya karena ini baru hari pertama mom minta dastan memakai jaket sendiri, kebetulan hari ini perginya pakai mobil jadi mom minta dastan bawa jaketnya saja ke mobil, khawatir kedinginan di perjalanan. InsyaAllah besok kita coba lagi ya dastaan. Mengingat hasil diskusi sama ayah dastan tadi malam, kata ayah anak kecil itu tidak bisa diminta praktek atau belajar banyak hal sekaligus, harus satu-satu tapi sering dan berturut-turut, jadi mom tidak mau memaksa, mungkin dastan bingung kemarin-kemarin diminta pakai kaos oblong, kemudian baju berkancing dan hari ini jaket beresleting. 😬 Jadi kita tuntaskan satu-satu djlu ya dastan, resleting dulu atau kancing dulu latihannya. 😊

#level2
#KuliahBunsayIIP
#MelatihKemandirian
   

Senin, 27 Februari 2017

Berlatih memakai pakaian sendiri day 5

   Di hari ke-5 proses dastan belajar melepas & memakai pakaian sendiri dastan sudah terlihat semakin enjoy dan sudah bisa dilepas tanpa bantuan, terutama memakai kaos oblong & celana. Sekarang stelah selesai mandi kalau dastan diminta pakai baju langsung semangat dan buru-buru mengambil baju. Alhamdulillah 👏👏👏

   Setelah diskusi sama ayah, sepertinya di usia sekarang dastan memang belum cukup umur untuk bisa memakai baju yang berkancing sendiri, karena belum terbiasa memegang kancing yang kecil dan masih sangat kesulitan, jadi ayah & mom masih boleh membantu dastan melepas & memasang kancingnya, soalnya dastan malah menarik bajunya sampai kancingnya lepas ketika dia kesal kesulitan membuka kancing 😆. Tapi kami sepakat untuk tetap melatih dastan belajar memakai & melepas baju berkancing. 

     Karena hari ini masih menginap di rumah abah di Subang, mom belum sempet membuat busy book buat dastan belajar melepas kancingnya, insya Allah setelah pulang ke Bandung mom buatin busy booknya karena bahannya sudah ada di rumah. 

#level2
#KelasBunsayIIP
#MelatihKemandirian